9 Manfaat akupunktur dalam mengatasi penyakit stroke yang perlu anda ketahui

2
404

Stroke adalah sindrom klinis timbul mendadak, progresif cepat, menyebabkan kelumpuhan, berlangsung ≥24 jam, akibat gangguan sirkulasi darah otak non-traumatik.

Penyebabnya: iskemik (80%) dan hemoragik/perdarahan (20%). Gejala sisa berupa kelumpuhan merupakan beban bagi penderita dan keluarga, untuk itu perlu pengobatan segera, rehabilitasi dan akupunktur supaya pemulihan cepat terjadi.

Ada beberapa faktor resiko terjadinya penyakit stroke yaitu: hipertensi (darah tinggi), kencing manis, kolesterol tinggi, kegemukan, kekentalan darah, dan penyakit jantung. Dulu di tahun 1990-an penyakit stroke banyak menyerang orang tua (usia diatas 60 tahun), tetapi sekarang sudah sering ditemukan pada usia muda (40-50 tahun), oleh karena itu faktor resiko di atas seharusnya dihindarkan supaya penyakit stroke dapat dicegah.

Otak merupakan organ tubuh yang terintegrasi. Dalam melakukan fungsinya otak bekerja sama satu area dengan yang lainnya. Pada proses pembelajaran dimulai sejak kecil otak membentuk jalur saraf dan disimpan pada memori otak, ketika jalur saraf tersebut terganggu karena penyakit stroke maka terjadi kelumpuhan.

Sebenarnya ini merupakan mekanisme fisiologis otak untuk menghindari kerusakan yang lebih parah, namun jika berlangsung lama kerusakan akan menetap. Sifat sel saraf/otak jika tidak digunakan dalam waktu 24 jam saja ia sudah mulai lupa, sehingga diperlukan proses pembelajaran baru lagi, oleh karena itu diperlukan upaya mengatasi stroke secepat mungkin sehingga memori-memori tadi tidak hilang begitu saja.

Telah diketahui sejak lama di otak kita terdapat proyeksi tubuh, ini tidak mengherankan karena dalam perkembangan embrio selama kehamilan, saraf dan kulit berasal dari lapisan yang sama yaitu ektoderm yang membelah dari satu sel menjadi banyak sel.

Para ahli neurologi telah memetakan daerah otak yang mengendalikan gerakan lengan-kaki, pada stroke terjadi gangguan area tersebut sehingga gejalanya dapat kita jumpai kelumpuhan pada lengan-kaki.

Akupunktur dapat digunakan untuk merangsang daerah tersebut melalui titik-titik akupunktur tubuh-telinga-kepala yang merupakan daerah proyeksi tersebut.

Beberapa penelitian terbaru mendukung efek positif akupunktur terhadap otak dan otot-otot perifer yang berhubungan dengan mekanisme penyakit stroke dan terjadi perbaikan klinis yang signifikan.

Pendekatan Bruunstrom dalam evaluasi dan terapi kelumpuhan pasca troke masih tetap valid sampai sekarang, sekalipun Neuroscience yang mendasarinya telah berkembang.

Bruunstrom membagi 3 periode perjalanan penyakit stroke yaitu: periode shock otak, spastik dan pemulihan.

Hal ini penting untuk menilai prognosis penyakit, jika periode shock otak berlangsung lebih dari 8 minggu ini menunjukkan kemajuan terapi akan lebih lambat. Waktu pemulihan stroke yang paling baik adalah 0-6 bulan, di atas 14 bulan kerusakan otak akan menetap dan pemulihan akan lebih sulit terjadi.

9 Manfaat akupunktur terhadap penyakit stroke adalah sebagai berikut :
1. Meningkatkan suplai darah/oksigen di daerah otak yang mengalami kerusakan
2. Memperbaiki gangguan elektrik otak terutama yang berhubungan dengan saraf untuk pergerakan otot lengan-kaki yang lumpuh
3. Menurunkan kolesterol darah jika tinggi
4. Menurunkan tekanan darah pada hipertensi
5. Menurunkan kadar gula darah pada kencing manis
6. Menekan radikal bebas sehingga kerusakan otak lebih lanjut dapat dihambat
7. Merangsang pergerakan otot lengan-kaki yang lumpuh
8. Mengatasi stress, depresi dan nyeri.
9. Bukti terbaru pada hewan percobaan akupunktur dapat merangsang perbaikan saraf yang mengalami kerusakan.

Akupunktur dapat diberikan segera pada stroke iskemik, namun pada stroke perdarahan akupunktur dapat dimulai setelah kondisi pasien sudah stabil (biasanya 2-3 minggu pasca serangan stroke).

SHARE

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here